Monday, November 17, 2008

10 Kota Pro Bisnis Di Indonesia

Saya kira, semakin besar sebuah kota, semakin kondusif iklim bisnis di kota tersebut. Ternyata asumsi tersebut salah. Semalam, Metro TV merelease sepuluh kota di Indonesia yang paling pro bisnis :

  1. Jepara
  2. Tarakan
  3. Lamongan
  4. Yogjakarta
  5. Kebumen
  6. Sragen
  7. Banjarmasin
  8. Gorontalo
  9. Jembrana (Bali)
  10. Gowa

Dari sepuluh kota besar tersebut pasti kita bertanya, dimana Jakarta dan Surabaya?sangat ironis bukan?

Sejak kebijakan penuh otonomi daerah, Jakarta tidak lagi menjadi pusat perputaran uang di negeri ini, dan justru kesepuluh daerah tersebutlah yang memberikan kontribusi besar pemasukan negeri ini. Sebab, tidak sedikit pemimpin-pemimpin daerah yang mampu mengoptimalkan potensi daerahnya masing-masing.

Apabila ditarik benang merah dari kesepuluh kota tersebut, maka ada 5 kota yang fokus pada industri kreatif dan kerajinan (Jepara, Yogjakarta, Sragen, Kebumen dan Bali). Maka tidak salah apabila tahun 2008 ini pemerintah menggolongkan industri kreatif dan design kedalam 14 kelompok yang diberi perhatian lebih, dan akan dikembangkan secara maksimal untuk memberi kontribusi pada pemasukan negara. Saatnya Surabaya berpikir, apa yang seharusnya ditonjolkan. Sragen dengan komputerisasi infrastruktur pelayanannya, Gorontalo dengan produksi jagungnnya, Yogyakarta, Kebumen dan Bali dengan industri kerajinan tangannya. Sehingga kota yang satu dengan yang lain memiliki brand tersendiri. Sebuah kota ibarat sebuah produk, perlu adanya branding dan pemasaran secara terpadu, agar kota-kota tersebut memiliki nilai jual yang tinggi. Ayo rek, ojo mbonek ae.....

Friday, November 14, 2008

Berbaik sangka kepada Allah

"...... boleh jadi apa yang kamu benci/tidak kamu sukai adalah yang terbaik untukmu, dan boleh jadi apa yang engkau anggap baik adalah yang terburuk untukmu. Dan Allah maha mengetahui apa yang engkau belum ketahui". Terjemahan dia atas adalah kutipan terjemahan dari Al-Baqarah ayat 216 (2:216). Seringkali kita berhadapan dengan permasalahan dunia yang sepertinya kita anggap menyakitkan. Tetapi, kita tidak tahu apakah permasalahan tersebut betul-betul menyakitkan atau ada rencana Allah dibalik semua itu. Dan terkadang sebaliknya, kita terlena dengan sesuatu yang kita anggap menyenangkan, padahal sesuatu tersebut tidak baik untuk kita.
Pemilu AS 2000, dimana dua calon kandidat kuat Bush dan Al-Gore bertarung untuk memperebutkan kursi AS 1 berakhir sangat dramatis. Kemenangan Bush dan Al-Gore hanya selisih 1.784 suara. Dan dengan jantan Al-Gore memberi ucapan selamat dan berkata "Kalaupun aku menang, sebetulnya aku tidak menang. sebab kata ayahku kemenangan dan kekalahan hanyalah untuk memuliakan diri kita". Dan terbukti, pada akhirnya Al-Gore mendapatkan Nobel Perdamaian atas perhatiannya terhadap pemanasan global. Dan sebaliknya, Bush diklaim sebagai presiden terburuk sepanjang sejarah AS. Kejantanan Al-Gore terulang lagi oleh Mc Cain, yang dengan jantan mengakui kekalahannya atas Obama sesaat setelah pengumuman pemenang pemilu 2008 di AS.
Saat pemilihan rektor ITS beberapa tahun lalu, Pak Nuh adalah salah satu kandidat kuat. Tetapi hasilnya di luar dugaan, Pak Probo lah yang menjadi rektor terpilih. Barangkali Allah berencana lain dengan kegagalan yang dialami Pak Nuh, terbukti karir Pak Nuh lebih melejit saat beliau ditunjuk menjadi MENKOMINFO, ilmu yang dimilikinya tidak hanya dinikmati oleh orang-orang di lingkungan ITS, tetapi manfaat ilmunya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia.
Hidup ini akan lebih membahagiakan apabila kita dapat menyikapinya dengan bijak. Yakinilah, apapun yang Allah berikan kepada kita adalah yang terbaik untuk kita. Apapun yang Allah berikan kepada kita semata-mata berdasar kasih dan rahmatnya.

Wednesday, November 12, 2008

Syekh Puji Kawin Terusss.....


Belakangan ini pernikahan syeh puji dan Ulfah (gadis berusia 12 tahun) menjadi isu panas di beberapa media. Bahkan Sejak marak diberitakan pernikahan syeh puji dengan ulfah, timbul banyak pendapat mengenai pernikahan anak gadis di bawah umur. Secara agama sebetulnya anak di bawah umur itu sejak umur berapa sih?12 tahun?13 tahun?atau bahkan 17 tahun. Sedang menurut negara, anak di bawah umur adalah mereka yang belum genap 17 tahun. Tentunya penetapan itu bukan tanpa dasar. Di dalam agama, seseorang yang diizinkan menikah adalah mereka yang cukup umur (tidak disebutkan usia tertentu), seiman dan sehat jasmani rohani. Bahkan menurut Nabi untuk menikahi seseorang setidaknya ada 4 pertimbangan yang harus diperhatikan : pertama adalah agamanya (diiniha). Apakah calon pengantin memiliki dasar agama yang kuat dalam membina rumah tangga, atau kalau itu belum mereka miliki, apakah ada keinginan untuk belajar agama bersama?.. kedua adalah sehat secara fisik (Jamaaliha), saling menerima secara fisik antara pihak laki dan perempuan apapun kondisinya harus saling menerima. ketiga adalah garis keturunan (nasabiha), apakah calon yang akan dinikahi berasal dari keturunan yang baik, atau berpotensi untuk menghasilkan keturunan yang baik? Yang keempat adalah hartanya (maaliha). Apakah ada kesamaan dalam menyikapi harta dan nikmat yang Allah telah berikan pada mereka nantinya, jangan sampai sang istri rajin bersedekah dan suami gemar berjudi. Seingat saya hanya itu saja syarat seseorang untuk menikah. Sehingga di bawah umur atau tidak menjadi sangat relatif

Ada beberapa alasan orang tua menikahkan anak mereka di usia dini :

  1. Sebagian mengizinkan putri mereka menikah dengan alasan menghindari perzinahan akibat bebasnya pergaulan anak muda saat ini. Sehingga, menikah adalah salah satu jalan keluar pilihan yang dianggap terbaik bagi mereka. Bagi orang tua jenis ini, tanggung jawab pada tuhan akan anak mereka jauh lebih penting dibandingkan kesuksesan duniawi yang tanpa diimbangi dengan kesuksesan ukhrowi dalam hal menjaga kehormatan keluarga dan pribadi. Dengan catatan pernikahan tersebut dilakukan tidak dengan paksaan.
  2. Jenis orang tua kedua yang rela menikahkan anaknya, karena pernikahan tersebut dilaksanakan bukan semata-mata karena untuk ibadah, tetapi pernikahan tersebut dilakukan dengan alasan dan kepentingan tertentu

Terlepas dari apa yang telah dilakukan syeh puji benar atau salah. Setidaknya kita bertanya, apakah sudah tepat apabila kita melihat kelayakan seseorang untuk menikah itu hanya dari usia mereka?

Alangkah bijaknya apabila kita melihat pernikahan di usia dini dari berbagai aspek. Kalau salah satu media nasional melakukan survey setuju atau tidaknya sebagian masyarakat akan pernikahan dini, apakah tidak sebaiknya juga dilakukan survey hubungan pernikahan di usia dini dengan angka aborsi yang setiap tahunnya terdapat 2,5 juta kasus penggururan janin di Indonesia.

Tuesday, August 5, 2008

Fast Food=SPP Sekolah SMP Pinggiran

Kalo kita sedang makan fast food sebulan 2 kali, itu akan sama dengan biaya SPP Sekolah menengah di pinggiran kota Surabaya. Artinya klo dalam sebulan kita makan fast food 4 kali, kemudian kita kurangi menjadi 2 kali, berarti kita telah menyekolahkan satu anak kurang mampu. Sangat berarti bukan????
Itu semua bukan berarti kita dilarang menikmati hasil jerih payah kita. Tetapi, setidaknya semua yang kita nikmati seimbang dengan apa yang kita bagi. Apabila banyak nikmat yang kita terima, berarti banyak pula yang harus kita bagi kepada mereka yang berhak. Setiap orang pasti mendapat nikmat Allah, dan nikmat tidak selalu berupa materi. Kata Nabi, orang yang berbahagia dan kaya adalah orang yang senantiasa ridlo atas apapun yang Allah berikan kepadanya
Bersikap santun dan bertutur sopan adalah bentuk terkecil yang dapat kita bagi dengan sesama, sehingga tidak ada lagi alasan tiap orang untuk tidak berbagi dengan sesama. Selama kita masih diberi indera yang cukup, mari kita gunakan indera kia untuk menolong sesama dan kita gunakan untuk semakin dekat dengan Nya. Seandainya kita tidak memiliki indera yang sempurna, tetapi masih memiliki hati yang mampu bergetar, maka kita dapat berbagi dengan do'a, sebab do'a adalah pemberian yang tidak mengenal batas ruang dan waktu. Yang tidak diberikan kelebihan materi bisa mendoakan mereka yang berkelibihan dengan do'a, kita do'akan merek agar gemar bersedekah dan peka terhadap sesama. Yang tidak diberi kelebihan kecedasan, kita do'akan mereka yang pandai agar dapat membagi ilmunya dan tidak sombong.
Kalau saat ini kita selalu merasa kurang atas apa yang telah Allah beri, mari kita sama-sama berkaca, barangkali apa yang kita bagi belum seimbang dengan apa yang kita peroleh, atau bahkan belum sama sekali???
Jangan jadikan kekurangan kita hambatan untuk tidak saling berbagi. Jangan pernah melihat apa yang kita bagi, sebab Allah tidak pernah melihat hasil, tapi Allah lebih melihat proses atau usaha, sejauh mana hamba Nya berusaha taat kepada Nya.

Tuesday, July 22, 2008

Barakallahu Fiik (Semoga Jalannya Penuh Berkah Allah )

Dalam hadits Nabi dijelaskan, salah satu dari tujuh golongan yang kelak mendapat naungan Allah di hari akhir adalah mereka yang berteman hanya karena Allah dan berpisah hanya karena mencari ridla Allah.
Terhitung sejak Senin, 21/07/2008 saya kehilangan teman kerja yang jadi teladan bagi saya, Mas Supriyanto. Beliau (sekalipun kami sepantaran, saya sebut beliau sebab memang Mas Supriyanto orang yang luar biasa) memutuskan untuk pindah kerja ke Jakarta, dengan harapan menambah pengetahuan baru disana. Berat rasanya untuk berpisah dengan beliau, tetapi rasanya tidak adil apabila saya menghalanginya hanya semata-mata karena kepentingan pribadi saya.
Saya hanya berdoa kepada Allah untuk beliau "Ya Allah Engkau Maha Adil, ada hamba Mu yang taat kepad Mu Ya Allah, dia santun kepada sesama, jujur dalam berucap dan tekun dalam beribadah. Sudah saatnya dia mendapatkan perubahan hidup yang lebih baik Ya Allah. Kalau nantinya dia menjadi orang kaya, jadikan dia hamba Mu yang peka terhadap sekitar dan kuat Iman Ya Allah. Seandainya dia Engkau takdirkan menjadi hambamu yang pandai, jadikan dia hamba Mu yang tidak sombong dan mampu berbagi ilmunya kepada orang-orang di sekitarnya Ya Allah. Ya Allah.... Engkau maha tahu. Apa yang menurut dia baik belum tentu menurut Engkau baik Ya Allah, dan mungkin sebaliknya. Ya Allah.. dengan kasih Mu yang luas berikan dia yang terbaik Ya Allah... Ya Allah Ya Rabbi... Jadikan aku dan dia hambamu Fillah wa Lillah (bertemu dan berpisah hanya semata-mata mencari ridla Mu) Amiinnnn..... "

Thursday, July 10, 2008

Bingung Pilih Gubernur... Yang mana ya????

Saya bingung mo pilih pemimpin yang mana.... kalo pilih pemimpin pengusaha takutnya yang terakomodasi hanya pengusaha, klo pilih yang dari akademisi takutnya yang diperhatikan hanya dunia pendidikan, klo pilih pemimpin yang santri takutnya diajak istighosah terus, kapan ibadah lainnya (bekerja/berkarya)?? Bingung....
Memang tidak mudah untuk memilih calon yang sekiranya bisa mengakomodasi semua kepentingan, tetapi setidaknya pemimpin ideal kita nantinya memiliki perhatian yang tidak hanya bertumpu pada satu bidang saja, tetapi merata. Dan juga memiliki sifat-sifat seperti Rasulullah: Shidiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran) dan Fathonah (Cerdas). Pemimpin yang jujur dalam bekerja, memilki tangggung jawab yang besar terhadap kepercayaan yang telah diberikan rakyat kepadanya, berani menyeru kebaikan sekalipun pahit dan beresiko, serta cerdas dalam bersikap dan mengambil keputusan.

Tuesday, June 17, 2008

KPUD Jatim Kebobolan, Payah.......


"Klo mau cari programmer dan hancker handal, carilah orang Indonesia", setidaknya ungkapan itulah yang akan diucapkan dunia apabila Indonesia memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh programmer-programmer kita. Barangkali sudah lupa dari ingatan kita beberapa kasus kejahatan cyber yang pernah dilakukan oleh warga kita, sebut saja Dani Firmansyah yang dapat dengan mudah melakukan aksi defacingnya (pengubahan tampilan) terhadap web KPU, tidak ada kerusakan database atau hilangnya data dari web tersebut, yang dilakukan Dani hanyalah memberi peringatan kepada KPU bahwa web mereka belum aman 100%. Kemudian disusul hebohnya penangkapan Buyung alias Sam, pelaku pembobol kartu kredit asal Jawa Barat, yang ternyata telah melakukan pembobolan kartu kredit dalam jumlah milyaran dalam kurun waktu 1 tahun. Dan tidak kalah uniknya adalah terciduknya Wenas, hacker asal Indonesia yang tertangkap di Singapura, dan hal ini adalah pertama kalinya hacker Indonesia diadili di negeri asing akibat ulahnya melakukan aktivitas illegal terhadap dua perusahaan asing di Singapura. Yang membuat sedikit meringankan Wenas adalah usia Wenas yang pada saat itu masih berusia 15 tahun.
Bagaimana??? hebat ya orang Indonesia........
Seandainya pemerintah memberikan fasilitas dan apresiasi lebih kepada mereka yang memiliki kemampuan lebih di bidang teknologi, pasti Indonesia kaya pakar teknologi, dan kedepan akan membawa nama besar Indonesia di pentas teknologi dunia. Bukan tidak mungkin Indonesia menjadi gudang pakar security system dalam sebuah perusahaan transnasional, dan mungkin bukan hal yang sulit bagi Indonesia untuk menciptakan teknologi-teknologi kelas dunia seperti yang saat ini mulai dilakukan India, Cina, Vietnam dan Taiwan.