Monday, November 17, 2008

10 Kota Pro Bisnis Di Indonesia

Saya kira, semakin besar sebuah kota, semakin kondusif iklim bisnis di kota tersebut. Ternyata asumsi tersebut salah. Semalam, Metro TV merelease sepuluh kota di Indonesia yang paling pro bisnis :

  1. Jepara
  2. Tarakan
  3. Lamongan
  4. Yogjakarta
  5. Kebumen
  6. Sragen
  7. Banjarmasin
  8. Gorontalo
  9. Jembrana (Bali)
  10. Gowa

Dari sepuluh kota besar tersebut pasti kita bertanya, dimana Jakarta dan Surabaya?sangat ironis bukan?

Sejak kebijakan penuh otonomi daerah, Jakarta tidak lagi menjadi pusat perputaran uang di negeri ini, dan justru kesepuluh daerah tersebutlah yang memberikan kontribusi besar pemasukan negeri ini. Sebab, tidak sedikit pemimpin-pemimpin daerah yang mampu mengoptimalkan potensi daerahnya masing-masing.

Apabila ditarik benang merah dari kesepuluh kota tersebut, maka ada 5 kota yang fokus pada industri kreatif dan kerajinan (Jepara, Yogjakarta, Sragen, Kebumen dan Bali). Maka tidak salah apabila tahun 2008 ini pemerintah menggolongkan industri kreatif dan design kedalam 14 kelompok yang diberi perhatian lebih, dan akan dikembangkan secara maksimal untuk memberi kontribusi pada pemasukan negara. Saatnya Surabaya berpikir, apa yang seharusnya ditonjolkan. Sragen dengan komputerisasi infrastruktur pelayanannya, Gorontalo dengan produksi jagungnnya, Yogyakarta, Kebumen dan Bali dengan industri kerajinan tangannya. Sehingga kota yang satu dengan yang lain memiliki brand tersendiri. Sebuah kota ibarat sebuah produk, perlu adanya branding dan pemasaran secara terpadu, agar kota-kota tersebut memiliki nilai jual yang tinggi. Ayo rek, ojo mbonek ae.....

Friday, November 14, 2008

Berbaik sangka kepada Allah

"...... boleh jadi apa yang kamu benci/tidak kamu sukai adalah yang terbaik untukmu, dan boleh jadi apa yang engkau anggap baik adalah yang terburuk untukmu. Dan Allah maha mengetahui apa yang engkau belum ketahui". Terjemahan dia atas adalah kutipan terjemahan dari Al-Baqarah ayat 216 (2:216). Seringkali kita berhadapan dengan permasalahan dunia yang sepertinya kita anggap menyakitkan. Tetapi, kita tidak tahu apakah permasalahan tersebut betul-betul menyakitkan atau ada rencana Allah dibalik semua itu. Dan terkadang sebaliknya, kita terlena dengan sesuatu yang kita anggap menyenangkan, padahal sesuatu tersebut tidak baik untuk kita.
Pemilu AS 2000, dimana dua calon kandidat kuat Bush dan Al-Gore bertarung untuk memperebutkan kursi AS 1 berakhir sangat dramatis. Kemenangan Bush dan Al-Gore hanya selisih 1.784 suara. Dan dengan jantan Al-Gore memberi ucapan selamat dan berkata "Kalaupun aku menang, sebetulnya aku tidak menang. sebab kata ayahku kemenangan dan kekalahan hanyalah untuk memuliakan diri kita". Dan terbukti, pada akhirnya Al-Gore mendapatkan Nobel Perdamaian atas perhatiannya terhadap pemanasan global. Dan sebaliknya, Bush diklaim sebagai presiden terburuk sepanjang sejarah AS. Kejantanan Al-Gore terulang lagi oleh Mc Cain, yang dengan jantan mengakui kekalahannya atas Obama sesaat setelah pengumuman pemenang pemilu 2008 di AS.
Saat pemilihan rektor ITS beberapa tahun lalu, Pak Nuh adalah salah satu kandidat kuat. Tetapi hasilnya di luar dugaan, Pak Probo lah yang menjadi rektor terpilih. Barangkali Allah berencana lain dengan kegagalan yang dialami Pak Nuh, terbukti karir Pak Nuh lebih melejit saat beliau ditunjuk menjadi MENKOMINFO, ilmu yang dimilikinya tidak hanya dinikmati oleh orang-orang di lingkungan ITS, tetapi manfaat ilmunya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia.
Hidup ini akan lebih membahagiakan apabila kita dapat menyikapinya dengan bijak. Yakinilah, apapun yang Allah berikan kepada kita adalah yang terbaik untuk kita. Apapun yang Allah berikan kepada kita semata-mata berdasar kasih dan rahmatnya.

Wednesday, November 12, 2008

Syekh Puji Kawin Terusss.....


Belakangan ini pernikahan syeh puji dan Ulfah (gadis berusia 12 tahun) menjadi isu panas di beberapa media. Bahkan Sejak marak diberitakan pernikahan syeh puji dengan ulfah, timbul banyak pendapat mengenai pernikahan anak gadis di bawah umur. Secara agama sebetulnya anak di bawah umur itu sejak umur berapa sih?12 tahun?13 tahun?atau bahkan 17 tahun. Sedang menurut negara, anak di bawah umur adalah mereka yang belum genap 17 tahun. Tentunya penetapan itu bukan tanpa dasar. Di dalam agama, seseorang yang diizinkan menikah adalah mereka yang cukup umur (tidak disebutkan usia tertentu), seiman dan sehat jasmani rohani. Bahkan menurut Nabi untuk menikahi seseorang setidaknya ada 4 pertimbangan yang harus diperhatikan : pertama adalah agamanya (diiniha). Apakah calon pengantin memiliki dasar agama yang kuat dalam membina rumah tangga, atau kalau itu belum mereka miliki, apakah ada keinginan untuk belajar agama bersama?.. kedua adalah sehat secara fisik (Jamaaliha), saling menerima secara fisik antara pihak laki dan perempuan apapun kondisinya harus saling menerima. ketiga adalah garis keturunan (nasabiha), apakah calon yang akan dinikahi berasal dari keturunan yang baik, atau berpotensi untuk menghasilkan keturunan yang baik? Yang keempat adalah hartanya (maaliha). Apakah ada kesamaan dalam menyikapi harta dan nikmat yang Allah telah berikan pada mereka nantinya, jangan sampai sang istri rajin bersedekah dan suami gemar berjudi. Seingat saya hanya itu saja syarat seseorang untuk menikah. Sehingga di bawah umur atau tidak menjadi sangat relatif

Ada beberapa alasan orang tua menikahkan anak mereka di usia dini :

  1. Sebagian mengizinkan putri mereka menikah dengan alasan menghindari perzinahan akibat bebasnya pergaulan anak muda saat ini. Sehingga, menikah adalah salah satu jalan keluar pilihan yang dianggap terbaik bagi mereka. Bagi orang tua jenis ini, tanggung jawab pada tuhan akan anak mereka jauh lebih penting dibandingkan kesuksesan duniawi yang tanpa diimbangi dengan kesuksesan ukhrowi dalam hal menjaga kehormatan keluarga dan pribadi. Dengan catatan pernikahan tersebut dilakukan tidak dengan paksaan.
  2. Jenis orang tua kedua yang rela menikahkan anaknya, karena pernikahan tersebut dilaksanakan bukan semata-mata karena untuk ibadah, tetapi pernikahan tersebut dilakukan dengan alasan dan kepentingan tertentu

Terlepas dari apa yang telah dilakukan syeh puji benar atau salah. Setidaknya kita bertanya, apakah sudah tepat apabila kita melihat kelayakan seseorang untuk menikah itu hanya dari usia mereka?

Alangkah bijaknya apabila kita melihat pernikahan di usia dini dari berbagai aspek. Kalau salah satu media nasional melakukan survey setuju atau tidaknya sebagian masyarakat akan pernikahan dini, apakah tidak sebaiknya juga dilakukan survey hubungan pernikahan di usia dini dengan angka aborsi yang setiap tahunnya terdapat 2,5 juta kasus penggururan janin di Indonesia.

Tuesday, August 5, 2008

Fast Food=SPP Sekolah SMP Pinggiran

Kalo kita sedang makan fast food sebulan 2 kali, itu akan sama dengan biaya SPP Sekolah menengah di pinggiran kota Surabaya. Artinya klo dalam sebulan kita makan fast food 4 kali, kemudian kita kurangi menjadi 2 kali, berarti kita telah menyekolahkan satu anak kurang mampu. Sangat berarti bukan????
Itu semua bukan berarti kita dilarang menikmati hasil jerih payah kita. Tetapi, setidaknya semua yang kita nikmati seimbang dengan apa yang kita bagi. Apabila banyak nikmat yang kita terima, berarti banyak pula yang harus kita bagi kepada mereka yang berhak. Setiap orang pasti mendapat nikmat Allah, dan nikmat tidak selalu berupa materi. Kata Nabi, orang yang berbahagia dan kaya adalah orang yang senantiasa ridlo atas apapun yang Allah berikan kepadanya
Bersikap santun dan bertutur sopan adalah bentuk terkecil yang dapat kita bagi dengan sesama, sehingga tidak ada lagi alasan tiap orang untuk tidak berbagi dengan sesama. Selama kita masih diberi indera yang cukup, mari kita gunakan indera kia untuk menolong sesama dan kita gunakan untuk semakin dekat dengan Nya. Seandainya kita tidak memiliki indera yang sempurna, tetapi masih memiliki hati yang mampu bergetar, maka kita dapat berbagi dengan do'a, sebab do'a adalah pemberian yang tidak mengenal batas ruang dan waktu. Yang tidak diberikan kelebihan materi bisa mendoakan mereka yang berkelibihan dengan do'a, kita do'akan merek agar gemar bersedekah dan peka terhadap sesama. Yang tidak diberi kelebihan kecedasan, kita do'akan mereka yang pandai agar dapat membagi ilmunya dan tidak sombong.
Kalau saat ini kita selalu merasa kurang atas apa yang telah Allah beri, mari kita sama-sama berkaca, barangkali apa yang kita bagi belum seimbang dengan apa yang kita peroleh, atau bahkan belum sama sekali???
Jangan jadikan kekurangan kita hambatan untuk tidak saling berbagi. Jangan pernah melihat apa yang kita bagi, sebab Allah tidak pernah melihat hasil, tapi Allah lebih melihat proses atau usaha, sejauh mana hamba Nya berusaha taat kepada Nya.

Tuesday, July 22, 2008

Barakallahu Fiik (Semoga Jalannya Penuh Berkah Allah )

Dalam hadits Nabi dijelaskan, salah satu dari tujuh golongan yang kelak mendapat naungan Allah di hari akhir adalah mereka yang berteman hanya karena Allah dan berpisah hanya karena mencari ridla Allah.
Terhitung sejak Senin, 21/07/2008 saya kehilangan teman kerja yang jadi teladan bagi saya, Mas Supriyanto. Beliau (sekalipun kami sepantaran, saya sebut beliau sebab memang Mas Supriyanto orang yang luar biasa) memutuskan untuk pindah kerja ke Jakarta, dengan harapan menambah pengetahuan baru disana. Berat rasanya untuk berpisah dengan beliau, tetapi rasanya tidak adil apabila saya menghalanginya hanya semata-mata karena kepentingan pribadi saya.
Saya hanya berdoa kepada Allah untuk beliau "Ya Allah Engkau Maha Adil, ada hamba Mu yang taat kepad Mu Ya Allah, dia santun kepada sesama, jujur dalam berucap dan tekun dalam beribadah. Sudah saatnya dia mendapatkan perubahan hidup yang lebih baik Ya Allah. Kalau nantinya dia menjadi orang kaya, jadikan dia hamba Mu yang peka terhadap sekitar dan kuat Iman Ya Allah. Seandainya dia Engkau takdirkan menjadi hambamu yang pandai, jadikan dia hamba Mu yang tidak sombong dan mampu berbagi ilmunya kepada orang-orang di sekitarnya Ya Allah. Ya Allah.... Engkau maha tahu. Apa yang menurut dia baik belum tentu menurut Engkau baik Ya Allah, dan mungkin sebaliknya. Ya Allah.. dengan kasih Mu yang luas berikan dia yang terbaik Ya Allah... Ya Allah Ya Rabbi... Jadikan aku dan dia hambamu Fillah wa Lillah (bertemu dan berpisah hanya semata-mata mencari ridla Mu) Amiinnnn..... "

Thursday, July 10, 2008

Bingung Pilih Gubernur... Yang mana ya????

Saya bingung mo pilih pemimpin yang mana.... kalo pilih pemimpin pengusaha takutnya yang terakomodasi hanya pengusaha, klo pilih yang dari akademisi takutnya yang diperhatikan hanya dunia pendidikan, klo pilih pemimpin yang santri takutnya diajak istighosah terus, kapan ibadah lainnya (bekerja/berkarya)?? Bingung....
Memang tidak mudah untuk memilih calon yang sekiranya bisa mengakomodasi semua kepentingan, tetapi setidaknya pemimpin ideal kita nantinya memiliki perhatian yang tidak hanya bertumpu pada satu bidang saja, tetapi merata. Dan juga memiliki sifat-sifat seperti Rasulullah: Shidiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran) dan Fathonah (Cerdas). Pemimpin yang jujur dalam bekerja, memilki tangggung jawab yang besar terhadap kepercayaan yang telah diberikan rakyat kepadanya, berani menyeru kebaikan sekalipun pahit dan beresiko, serta cerdas dalam bersikap dan mengambil keputusan.

Tuesday, June 17, 2008

KPUD Jatim Kebobolan, Payah.......


"Klo mau cari programmer dan hancker handal, carilah orang Indonesia", setidaknya ungkapan itulah yang akan diucapkan dunia apabila Indonesia memanfaatkan potensi yang dimiliki oleh programmer-programmer kita. Barangkali sudah lupa dari ingatan kita beberapa kasus kejahatan cyber yang pernah dilakukan oleh warga kita, sebut saja Dani Firmansyah yang dapat dengan mudah melakukan aksi defacingnya (pengubahan tampilan) terhadap web KPU, tidak ada kerusakan database atau hilangnya data dari web tersebut, yang dilakukan Dani hanyalah memberi peringatan kepada KPU bahwa web mereka belum aman 100%. Kemudian disusul hebohnya penangkapan Buyung alias Sam, pelaku pembobol kartu kredit asal Jawa Barat, yang ternyata telah melakukan pembobolan kartu kredit dalam jumlah milyaran dalam kurun waktu 1 tahun. Dan tidak kalah uniknya adalah terciduknya Wenas, hacker asal Indonesia yang tertangkap di Singapura, dan hal ini adalah pertama kalinya hacker Indonesia diadili di negeri asing akibat ulahnya melakukan aktivitas illegal terhadap dua perusahaan asing di Singapura. Yang membuat sedikit meringankan Wenas adalah usia Wenas yang pada saat itu masih berusia 15 tahun.
Bagaimana??? hebat ya orang Indonesia........
Seandainya pemerintah memberikan fasilitas dan apresiasi lebih kepada mereka yang memiliki kemampuan lebih di bidang teknologi, pasti Indonesia kaya pakar teknologi, dan kedepan akan membawa nama besar Indonesia di pentas teknologi dunia. Bukan tidak mungkin Indonesia menjadi gudang pakar security system dalam sebuah perusahaan transnasional, dan mungkin bukan hal yang sulit bagi Indonesia untuk menciptakan teknologi-teknologi kelas dunia seperti yang saat ini mulai dilakukan India, Cina, Vietnam dan Taiwan.

Wednesday, June 11, 2008

FKI (Festival Komputer Indonesia)


Serempak FKI (Festival Komputer Indonesia ) dihelat di beberapa kota besar di Indonesia sejak 11-15 Juni 2008. Berbagai promo diberikan untuk menarik pengunjung. Semakin seringnya diadakan pameran TI (teknologi informasi) dan banyaknya bermunculan merek-merek baru perangkat-perangkat TI menjadi indikasi bahwa bisnis teknologi informasi masih menjanjikan apabila digarap dengan serius. Tantangannya adalah pada kejelian membaca peluang pasar, layanan, inofasi serta differensiasi. Untuk tetap bisa bertahan di tengah-tengah kompetisi yang begitu ketat, maka setidaknya keempat komponen tersebut harus diperhatikan oleh pengembang TI. Setalah ASUS berhasil dengan EEEPC nya yang tersedia dengan berbagai varian, beberapa merek notebook besar yang selama ini fokus menggarap segmen menengah atas mencoba menggali pasar dengan menggarap pasar menengah bawah, entah bagaimanapun carannya yang penting mereka mampu menjual produk dengan harga murah dengan embel-embel merk besar yang sudah lama mereka bangun. Kemudian disusul lahirnya merk notebook baru GOODWIN yang menawarkan performa handal dengan harga terjangkau.
Yah... begitulah bisnis teknologi, sesuai dengan karakteristik teknologi yang unavoidable and unpredictable (tidak terhindarkan dan tidak dapat diprediksi) maka bisnis TI dituntut untuk selalu inofatif dan bergerak cepat.

Friday, April 25, 2008

Pilkada dan Atribut Keagamaan





Suksesnya pasangan Hade (Ahmad Heryawan-Dede Yusuf) yang notabene Ahmad sebagai pendakwah sebagai Gubernur terpilih Jawa Barat, terpilihnya Fernando Lugo sebagai presiden Paraguay yang juga seorang pemuka agama, dan beberapa kepala daerah di beberapa kabupaten, kotamadya bahkan tingkat propinsi yang berlatar belakang agama, seakan memperkuat anggapan agama menjadi senjata ampuh bagi para calon pemimpin daerah untuk menarik simpati masyarakat.
Mereka yang paham agama selalu dicitrakan sebagai sosok yang bersih dan jauh dari kesalahan. Maka tidak aneh apabila tim sukses di beberapa pilkada berlomba-lomba mencitrakan calonnya sebagai sosok yang "beragama" dengan atribut-atribut tertentu, seperti dipasangnya gelar haji, digunakannya simbol-simbol agama dalam media kampanye. Dalam konteks komunikasi, keefektifan sebuah pesan juga ditentukan oleh persamaan frame (pengetahuan, tingkat pendidikan, agama) antara penyampai pesan dan khalayak, dalam hal ini calon pemimpin daerah dan masyarakat. Sebagaimana kita ketahui bahwa sebagian besar penduduk Indonesia adalah muslim, terutama di Jawa. Potensi inilah yang dimanfaatkan oleh para tim sukses calon pilkada.
Apapun cara yang dilakukan untuk mencari simpati masyarakat, yang terpenting adalah bagaimana mereka mempertanggungjawabkan kepada Allah atas atribut-atribut yang telah mereka gunakan. Mudah-mudahan apa yang mereka lakukan benar-benar berdasar agama, tidak semata-mata meminjam atribut keagamaan.

Sunday, April 6, 2008

Wisata Religi di Rumah Sakit

Saat Allah memberi cobaan sakit kepada hamba-Nya, maka saat itulah Allah menginginkan adanya perubahan iman yang lebih baik dari hamba tersebut. Tetapi tidak hanya itu. Allah juga menginginkan perubahan pada kelurga, orang-orang terdekat, serta mereka yang berada di sekitar hamba yang sakit tersebut. Beberapa hari lalu saya menjenguk adik teman saya di Rumah Sakit Dr. Soetomo Surabaya, sebut saja Noer, gadis berusia 23 tahun tersebut mengalami pengapuran otak sejak beberapa tahun yang lalu, sehingga dibutuhkan perawatan intensif di rumah sakit, tentu semua itu butuh biaya yang tidak sedikit. Noer ditempatkan di rawat inap syaraf. Di kamar yang berukuran kurang lebih 3X3 meter dan berisikan 6 orang tersebut, Noer dikumpulkan dengan pasien syaraf lain yang memiliki penyakit beragam, semuanya penyakit syaraf. Ada diantaranya yang hilang ingatan, ada yang sering mengigau, dan berbagai macam penyakit syaraf. Beruntung Noer punya tetangga sekitar dan kepala RT yang peduli terhadap nasibnya, sehingga beban biaya yang besar sedikit teringankan oleh bantuan tetangga-tetangga di sekitarnya. Sejak sakit Noer sulit mengontrol gerak tubuhya, sehingga terkadang dia melakukan aktifitas-aktifitas diluar kesadarannya. Dan tidak hanya itu, Noer juga seringkali lupa orang-orang disekitarnya.

Kalau kita renungkan musibah tersebut, timbul pertanyaan mengapa Allah memberi musibah kepada Noer, yang untuk makan sehari-hari saja masih berfikir apa yang bisa dimakan, apalagi berfikir pengobatan mahal. Pasti Allah memiliki kehendak dibalik semua ini. Allah sangat sayang dengan keluarga Noer sehingga Allah ingin keluarganya semakin dekat kepada Nya, Allah ingin keluarga Noer menjerit di tengah malam dan memohon kasih dan rahmat-Nya. Maha besar Allah yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang. Dengan penyakit yang diderita Noer, seakan Allah ingin berpesan beberapa hal :

  1. Apapun yang Allah kehendaki dapat dengan mudah Allah wujudkan, kapan saja, dimana saja dan kepada siapa saja Allah tidak pandang bulu.
  2. Apa yang kita miliki semata-mata hanyalah titipan dan cobaan Allah, tergantung bagaimana kita mamanfaatkannya. Janganlah sombong, sebab apa yang kita raih saat ini tidak akan ada tanpa sentuhan Nya. Syukurilah dan manfaatkan sebaik-baiknya. Sebaik-baik hamba adalah mereka yang bermanfaat bagi orang-orang di sekitarnya.


Mudah-mudahan kita dijadikan oleh Allah hamba yang peka terhadap apa yang terjadi disekitar kita.

Tuesday, February 26, 2008

CSR Vs PSR

CSR (Corporate Social Responsibilty/tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan dan hajat hidup manusia) sdh menjadi bagian dari perusahaan-perusahaan besar. Bahkan CSR seakan menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang bergerak di bidang apapun. CSR memberi kontribusi yang tidak sedikit terhadap perubahan hidup manusia, beberapa bentuk CSR yang telah dilakukan oleh beberapa perusahaan antara lain : GAP (perushaan garmen yang berpusat di Amerika) berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat di Afrika pedalaman yang sebagian besar buta aksara, dan berhasil. Aqua (Anak perusahaan danone, perusahaan penyedia air mineral) menyisihkan sebagian keuntungannya untuk disumbangkan ke masyarakat kurang mampu di pedesaan, Intel dan Microsoft (Raksasa perangkat keras dan lunak) berupaya menyediakan laptop murah berspesifikasi standard sesuai dengan kebutuhan office ($100) dengan program CSR mereka OLPC (One Laptop Per Child) terhadap anak-anak kurang mampu di beberapa negara berkembang dan negara-negara terbelakang sebagai upaya Computer Literacy (melek komputer). Semua itu adalah bagian dari CSR dari masing-masing perusahaan, tujuannya sama sebagai bentuk kepedulian sosial mereka terhadap sesama, hanya mungkin cara dan isinya yang berbeda. Terlepas dari apakah kegiatan mereka murni sebagai bentuk kepedulian sosial ataukah hanya sebagai upaya image building, yang pasti apa yang mereka lakukan adalah sesuatu yang mulia dan patut kita apresiasi.

Kalau dalam sebuah perusahaan, Good Corporate Governance dibangun dengan pondasi Good Corporate Culture, maka saya melihat CSR dibangun dengan pondasi Personal Social Responsibility (PSR), artinya sebuah program CSR tidak akan optimal apabila semua komponen taratas perusahaan tersebut (owner, policy maker maupun decision maker) tidak memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Sebagai contoh, berapa banyak dari kita yang tahu bahwa Bill Gates (owner microsoft) memiliki yayasan sosial yang didanai penuh oleh nya, hal ini menunjukkan hubungan erat antara kepibadian pengembang sebuah perusahaan dengan konsep-konsep CSR yang hendak diwujudkan. Pengembang perusahaan yang memilki kepedulian sosial yang tinggi hampir bisa dipastikan memilki konsep CSR yang matang, berisi dan bermanfaat, dan sebaliknya. Pengembang perusahaan yang rendah kepekaan sosialnya, maka konsep CSR yang akan dilakukannya pun akan datar-datar saja, kalaupun konsep yang mereka lakukan bagus, mungkin hasilnya akan menguap begitu saja dan tidak berbekas sedikitpun.

Dalam Islam kita mengenal sosok Nabi Muhammad SAW, beliau adalah contoh yang berhasil mengembangkan PSR, sebagian besar keberhasilan Islam dibangun oleh keteladanan beliau. Apa yang beliau sabdakan patut kita jadikan acuan "Sebaik-baik manusia adalah mereka yang memberi manfaat bagi orang-orang di sekitarnya".

Monday, January 7, 2008

Kesejahteraan Guru meningkat

"Gaji guru akan naik 1 kali gaji dalam tiap bulannya" (Jawa Pos, 08/01/2007) Kabar ini adalah kabar gembira, akan lebih menggembirakan lagi apabila benar-benar terlaksana. Harapan kita dengan naiknya gaji tersebut, para guru lebih memiliki tanggung jawab dalam mendidik, mereka merasa lebih bertanggung jawab terhadap anak didiknya. Mereka benar-benar menjadi pendidik bukan sekedar pengajar yang hanya sekedar memindah ilmu, tetapi tujuan akhir pendidikan mereka adalah ilmu yang bermanfaat. Naiknya gaji guru tersebut akan menggembirakan lagi apabila disertai dengan karya-karya yang cemerlang, sehingga kebijakan pemerintah (apabila terlaksana) untuk menaikkan gaji guru tidaklah sia-sia

Power and Priviledge

Saat menunggu sepupu saya di ruang observasi rumah sakit, saya berbincang dengan seorang bapak yang sedang menunggu istrinya setelah melakuan operasi pernafasan, operasi tersebut dilakukan setelah istrinya melahirkan dan bayinya tidak dapat terselamatkan, kemudian diketahui bahwa ada gangguan pernafasan pada si istri. "Sudah jatuh, tertimpa tangga" mungkin pepatah ini sangat pas untuk bapak tersebut. Pekerjaan serabutan yang kerjanya aja gak jelas, apalagi duitnya. Ditambah lagi beban ditinggal mati putranya yang baru lahir, ditambah lagi beban biaya yang nanti harus ditanggungya pasca operasi. Huhh.... kasiannya si bapak ini....
Kalau boleh meminjam istilah lelya Green "Technology relationship between power and priviledge" bahwa penguasaan teknologi akan mempengeruhi kekuatan dan keistimewaan seseorang, mereka yang melek teknologi akan berbeda dengan mereka yang gagap teknologi. Mereka yang bisa memanfaatkan teknologi akan berpotensi untuk mendapat kekuatan dan keistimewaan. Uniknya, di Indonesia juga berlaku sebaliknya. Hanya mereka yang memiliki kekuatan dan keistimewaan lah yang mampu memanfaatkan teknologi. Bagaimana mungkin anak jalanan dapat menggunkan internet, kalau untuk makan hari itu saja mereka bingung. hehe.... unik kan??
Saya tidak akan banyak membahas itu, kalau konsep Lelya Green berkenaan dengan teknologi, maka dalam kehidupan sehari-hari terutama di Indonesia lebih tepatnya "Power and priviledge relationship between power and priviledge". Mereka yang memiliki kelebihan lah yang akan mendapat keistimewaan. Layanan kesehatan yang bagus hanya akan didapat oleh mereka yang berkantong tebal, fasilitas pendidikan yang memadai hanya akan didapat dengan biaya yang tinggi. Sulit bagi mereka yang hidupnya pas-pas an untuk mendapat layanan kesehatan dan pendidikan yang layak

Patent, Law and Copyright

Sejak 2006 Indonesia telah keluar dari priority watch list (PWL), negara yang patut diawasi dalam hal pelanggaran hak atas karya intelektual. Mudah-mudahan tahun ini Indonesia tidak lagi masuk di daftar PWL, sebab hal ini cukup merisaukan, predikat tersebut berdampak pada iklim investasi di Indonesia. Meningkatnya pembajakan atas karya intelektual orang lain membuat ciut nyali seniman, pencipta lagu, penulis, programmer, atau siapa saja yang menghasilkan sebuah karya untuk selalu mengembangkan karya mereka. Karya yang dihasilkan dengan susah payah akan dapat dimanfaatkan orang lain tanpa adanya rewards atau apresiasi sedikitpun. mereka dapat dengan mudah mendapatkan crack/key software tertentu hanya dengan download, sehingga pengguna software tersebut menjadi registered, mereka dapat dengan mudah mendapatkan music mp3/mp4 hanya cukup dengan download di site-site tertentu.
Kondisi ini sangat meprihatinkan. Sehingga saya sering berfikir, apakah ini yang menyebabkan negara kita sulit untuk berkembang. Bagaimana mungkin negara kita akan dihargai dan dihormati negara lain, kalau bangsanya tidak mampu menghargai dan menghormati karya negara lain. Saat mengaji di waktu waktu kecil saya ingat betul apa yang dikatakan oleh guru saya "Apapun yang dihasilkan dengan cara yang tidak benar, maka hasilnya adalah haram atau dosa, dan hasil tersebut tidak akan semaksimal apabila kita meraih sesuatu tersebut dengan cara yang benar". Bagaimana ilmu kita bisa manfaat, kalau tool (alat) nya aja gak bener.

Dalam buku-buku yang membahas technology and society selalu membahas tentang patent, law and copyright, entah itu dalam chapter tersendiri maupun hanya dibahas tersirat saja. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya penghargaan atas karya intelektual orang lain. Beberapa hal menurut saya yang menyebabkan suburnya pembajakan di Indonesia :

  1. Kurangnya apresiasi terhadap mereka yang menghargai karya intelektual orang lain, sehingga penghargaan tidak hanya diberikan kepada mereka yang berkarya, tetapi juga mereka yang menghargai karya. Selama ini music yang beredar di internet dan didapatkan secara gratis tidak berbeda kualitasnya dengan music yang kita beli di toko-toko CD atau kaset. Kelebihan mereka yang menggunakan windows asli hanya mendapat update windows genuine advantage. Pembeda yang tidak begitu banyak antara mereka yang membajak dan membeli, membuat seseorang lebih condong untuk membajak. Semestinya ada penghargaan khusus, atau pembeda yang menonjol bagi mereka yang bisa menghargai karya intelektual orang lain
  2. Tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan media baru (internet) memberi membawa angin segar bagi para pembajak. Lemahnya undang-undang cyber (cyberlaw) kita membuat mereka dapat berlaku bebas. Undang-undang yang ada saat ini tidak akan bisa menyentuh kejahatan yang ada di dunia maya. Keterbatasan SDM kita menyebabkan sulitnya penegakan undang-undang cyber di negara kita
  3. Tingginya cost untuk mendapatkan sesuatu yang asli juga menjadi pemicu tingginya angka pembajakan di Indonesia
  4. Faktor terakhir yang memicu tingginya angka pembajakan adalah, kurangnya teladan dari atasan-atasan kita untuk selalu menghargai karya orang lain

Saya pribadi bukan seorang yang benar-benar lepas dari pembajakan, setidaknya pernyataan saya bahwa pembajakan adalah sesuatu yang tidak benar dan dosa adalah hal terkecil yang bisa saya lakukan.

Tuesday, January 1, 2008

Selamat datang 2008

Ditiupkannya terompet dengan keras, dinyalakannya kembang api dan diiringi dengan sorak sorai masyarakat dari segala lapisan, menandakan kebahagiaan mereka akan datangnya tahun baru 2008, tentunya semua itu diiringi dengan harapan-harapan besar di tahun 2008. Berdasarkan hasil survey dapat dilihat bahwa perubahan terbesar yang diharapkan oleh sebagian besar masyarakat Indonesia adalah perbaikan ekonomi dan perbaikan kesejahteraan hidup (Kompas Senin,31/12/2007). Apakah mungkin hal itu bisa terwujud?. Pertanyaan yang sulit untuk dijawab, dan tidak ada satupun yang menjamin prediksi mereka masing-masing. Allah menjelaskan dalam Al-Qur'an "Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib seseorang, kecuali mereka awali dari diri mereka sendiri". Perubahan dan perbaikan hidup hanya ditentukan oleh diri kita sendiri. Bantuan operasional sekolah, bantuan kesehatan bagi keluarga miskin, subsidi BBM hanyalah komponen penyokong atas perubahan dan perbaikan hidup kita, bukan komponen utama. Komponen utamanya adalah kerja keras dan do'a dari diri kita masing-masing. Kalau anda saat ini menjadi guru, jadilah guru yang penuh tanggung jawab dan penuh karya, kalau anda saat ini jadi tukang becak, jadilah tukang becak yang santun dan tangguh, kalau saat ini anda seorang pengusaha, jadilah pengusaha yang jujur, amanah dan peka terhadap sekitar. Perubahan besar akan selalu diawali dengan perubahan-perubahan kecil.
Mereka yang berhasil di tahun 2008 adalah mereka yang mampu menjadikan kesalahan-kesalahan di 2007 sebagai pembelajaran dan bahan evaluasi diri, dan melihat kebaikan-kebaikan di 2007 sebagai trigger (pemicu) untuk lebih baik lagi. Mudah-mudahan di 2008 kita termasuk orang-orang yang berhasil. Amiiinnn.....